Polisi Diminta Transparan Ungkap Kasus Pembunuhan Hansip di Lampung Timur

Radar24.id | Aktivis kemanusiaan sekaligus Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur berharap agar Polisi mengusut insiden tewasnya Rudih (36) petugas keamanan (Hansip) di Sekampung Udik, Lampung Timur, secara transparan dan akuntabel. Termasuk untuk segera mengungkap para pelaku dan otak dari pembunuhan ini.

Hal ini dikatakan Edi Arsadad, agar polisi secara transparan dan jangan ada yang ditutupi. Diketahui, Rudih tewas di keroyok menggunakan senjata tajam usai membantu tetangga yang hajatan di Desa Banjar Agung, Kec Sekampung Udik, Lampung Timur, pada Senin, 11 Juli 2022.
Baca juga:

Akibat kurangnya penerangan, kerap terjadi kecelakaan di jalan pertigaan polsek Simpang pematang

“Harus transparan, akuntabel, fairness dan segera mengungkap kasus ini,” kata Edi Arsadad, Saat menerima kedatangan keluarga Almarhum Rudih di Kantor Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur, Jl. Ir Sutami Km 45, Jumat (05/8/2022).

Selain itu, Edi meminta penyidik dapat meminta keterangan saksi saksi termasuk anggota TNI yang saat itu ada di lokasi.

“Saat kejadian itu ada anggota TNI yang berhasil merebut salahsatu sentaja tajam yang digunakan pelaku” Ujarnya.

Termasuk juga menurut Edi, motif para pelaku melakukan pembunuhan ini, menurut nya penyidik harus bisa membuka pembunuhan ini dilakukan dengan sebab apa.

“Kami menduga para pelaku ini sudah merencanakan perbuatanya, karena sudah mempersenjatai diri dengan berbagai senjata tajam ,” ungkapnya.

Edi Arsadad mengatakan akan ikut mengawal kasus ini hingga ke pengadilan dan keluarga korban mendapat keadilan.
Baca juga:

Beredar Kabar Satu Pelaku Pengeroyokan dan Pembunuhan Hansip di Lampung Timur Menyerahkan Diri

“Sama sama kita kawal ya, agar para pelaku segera ditangkap dan dapat hukuman setimpal, ” ujarnya.

Terpisah Kasat Reskrim polres Lampung Timur IPTU Johannes saat di konfirmasi terkait penanganan kasus tersebut menjawab singkat dengan meminta waktu.

“Mohon waktu ya trims” jawabnya singkat melalui pesan Whastaap.

Diketahui Kasus tewasnya Rudih (36) Warga Desa Banjar Agung, Kec Sekampung Udik, berawal dari pengeroyokan yang di lakukan sejumlah warga usai melihat hiburan orgen tunggal pada Senin (11/7).

Saat itu Rudih ikut membantu di pesta hajatan sebagai tukang parkir, dia juga diketahui sebagai seorang petugas Hansip di desa Banjar Agung.

Saat pulang sekitar pukul 23.30 Wib dari tempat hajatan korban dikeroyok oleh 4 – 5 orang menggunakan senjata tajam.
Baca juga:

Hanya Dijaga Keluarga, Saksi Kunci Pembunuhan di Lampung Timur Minta Perlindungan Polisi

Roni dan Rahayu yang mencoba membatu korban juga tak luput dari pengeroyokan pelaku yang jumlahnya bertambah hingga puluhan orang.

Bahkan Rais (40) kakak dari Rudih mengalami kritis karena mendapatkan puluhan luka dan dua luka tusuk di perut. (San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.