Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat di Kabupaten Mesuji Meningkat 200 Persen, ini Penyebabnya

RADAR24.ID | MESUJI — Imbas kemudahan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di Kabupaten Mesuji mendorong peningkatan jumlah debitur secara segnifikan sejak dua tahun terakhir.

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembanguan (Ekbang) Sekretariat Daerah Kabupaten Mesuji, Arif Arianto, mengatakan, hal ini terjadi pasca dilakukannya sosialisasi dalam berbagai level dengan melibatkan perbankan terkait dan pelaku UMKM.

“Dalam smester pertama Januari- Mei tahun ini saja, kredit bagi pelaku UMKM kita sudah menembus angka Rp100 miliar,” kata Arif pada Senin (24/05/2021).

“Jumlah ini meningkat 200 persen jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang dalam masa satu tahun hanya mampu menyerap pinjaman Rp.174 Miliar.

Dikatakannya, melihat kondisi ini, untuk tahun 2021 Pemkab Mesuji mempertimbangkan kemungkinan pengajuan penambahan kuota dari alokasi KUR yang sudah ditetapkan.

“Estimasi penambahannya bisa mencapai Rp. 350 miliar,” kata Arif.

Dia juga menambahkan, meski memahami peningkatan itu sebagai dampak pandemi covid-19, namun tak dapat dinamfikan kalau faktor sosialisasi dan pendampingan Pemkab terutama dalam hal fasilitasi adalah penyebab tingginya animo masyarakat.

“Bersdasarkan data Bagian Ekbang per Mei 2021, catatan peminjam terbesar ada di sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan yakni sebesar Rp. 66.998.308.000 diikuti sektor pedagangan besar dan eceran sejumlah Rp. 25.085.000.000 dan sektor transportasi dan komunikasi sebesar Rp. 3.44.000.000. Jasa pendidikan berada di titik terendah dengan jumlah pinjaman Rp. 4 juta,” beber Arif.

Kepala Unit BRI Brabasan, Lukman, mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi terkait bantuan program KUR di wilayah Kabupaten Mesuji dalam kapasitasnya sebagai bank penyalur.

“Sejauh calon peminjam memenuhi kategori layak, saya kira kita pasti akan membantu sesuai kemampuan dan kapasitas,” kata Lukman.

Sementara itu, Syaiful, pengelola sebuah Koperasi di bilangan Wayserdang mengaku fasilitasi pemkab Mesuji sangat berpengaruh terhadap upaya mengajukan pinjaman yang ia lakukan.

“Sebelumnya kami sempat mengajukan beberapak kali dan selalu gagal,” kata Saiful.

“Baru setelah Ekbang turun memfasilitasi, pinjaman kami bukan saja ditanggapi tapi juga dicairkan lebih cepat.”

(Mondrus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *